Bad Boy, Nyaris Ditinggal Kim Nam Gil Wamil


SELAGI mengikuti konflik
panjang seputar
kehidupan rumah tangga
dan pembalasan dendam
di serial Cruel
Temptation, Indosiar
kembali memberi angin
segar untuk para pecinta
serial drama Korea. Tak
tanggung-tanggung, dua
serial baru siap
ditayangkan: Dong Yi dan
Bad Boy atau yang dikenal
juga dengan judul Bad
Guy.
Wow, dua serial yang
genrenya beda jauh, tapi
sama-sama ngetop di
Korea. Yang satu drama
sejarah, lainnya serial
modern dengan bumbu
thriller yang nuansanya
gelap. Mana yang kira-kira
paling cocok untuk Anda?
Baca dulu ulasan kami.
Bad Boy
Kalau Han Hyo Joo
memilih serial saeguk
setelah sukses dengan
drama kontemporer, lain
lagi dengan Kim Nam Gil.
Setelah sukses
memainkan tokoh Bi Dam
di serial saeguk Queen
Seon Deok, ia beralih ke
serial modern.
Di Bad Boy, Kim beradu
akting dengan aktris
senior Han Ga In dan Oh
Yeon Soo serta aktor Kim
Jae Wook.
Peran Kim sebagai Geon
Wook, cowok modern
dengan ambisi
terpendam. Geon Wook
berambisi mengambil alih
kerajaan bisnis Haesin dan
menjadi seorang
konglomerat, dengan
cara apa pun.
Untuk itu, Kim dituntut
menunjukkan imej cowok
maskulin, seksi, pintar,
dan ambisius. Para
penggemar Bi Dam tentu
bersorak girang.
Kim Nam Gil yang sukses
memerankan tokoh
antagonis paling pas main
di serial Bad Boy yang
bakal banyak
mengeksplorasi sisi
maskulinnya.
Tapi sejujurnya, Kim Nam
Gil kurang pede. Selain
karakternya yang jauh
berbeda, ini pertama
kalinya ia berakting
sebagai tokoh utama.
“Ketika ditawari peran
untuk Bad Guy beberapa
hari setelah syuting
Queen Seon Deok selesai,
saya khawatir tak akan
mampu memerankan
karakter baru, karena
saya belum
mengosongkan diri dari
karakter Bi
Dam. Kesimpulannya
datang setelah berdiskusi
dengan sutradara Lee
Hyung-min, bahwa
walaupun mungkin ada
beberapa bagian di mana
saya tidak akan dapat
melepaskan diri
sepenuhnya dari Bi Dam,
saya akan mencoba
berakting lebih dalam
ketimbang mengubah diri
dengan berbagai cara. Itu
sebabnya saya melakukan
upaya dalam
menggambarkan karakter
sebagai Shin Geon Wook
sebagai seseorang yang
lebih dalam hal
mengekspresikan rasa
sakitnya atau
kesedihannya,” urai Kim
Nam Gil di acara jumpa
pers perilisan Bad Boy.
Penayangan perdana Bad
Boy di TV SBS pada 26
Mei 2010 sebenarnya
direspons cukup baik.
Ratingnya 12,4 persen
dan meningkat di episode
selanjutnya.
Sayang, proses produksi
terhambat isu pelik di
tengah jalan. Kim Nam Gil
yang usianya sudah 29
tahun rupanya sudah
memasuki deadline untuk
wajib militer.
Ia mendapat panggilan
agar segera mendaftar
wamil, saat syuting Bad
Boy.
Rumah produksi Good
Story dan SBS yang
membuat serial ini
mengajukan permohonan
penundaan jadwal Kim
Nam Gil, namun idak
mendapat persetujuan.
Rumah produksi akhirnya
mengambil jalan tengah;
kisahnya yang semula
direncanakan digarap 20
episode, ditamatkan pada
episode ke-17. Itupun
dengan sistem kejar
tayang, karena semuanya
harus sudah selesai pada
13 Juli tahun lalu.
“Dengan kondisi Kim Nam
Gil yang harus segera
menjalani wajib militer
pada 15 Juli, kami harus
buru-buru menyesuaikan
jadwal syuting dengan
jadwalnya. Pengambilan
gambar yang melibatkan
Kim Nam Gil dilakukan
lebih dahulu, akibatnya
aktor lain harus selalu
siap sedia di lokasi syuting.
Penulis skenarionya tak
bisa tidur demi memenuhi
skenario episode-episode
selanjutnya, dan kami
membuat dua tim syuting,
tim A dan B. Keduanya
syuting tanpa
istirahat. Kami benar-
benar mengerahkan
seluruh usaha dan
melakukan sebanyak yang
kami bisa. Tapi pada
akhirnya kami tetap harus
memotong jumlah
episodenya,” jelas
seorang kru.
Selain membuat
kewalahan kru, penonton
juga dikejutkan kabar ini.
Apalagi mereka yang
mengikuti serial Bad Guy
sejak awal. Hal ini
berakibat pada penurunan
rating yang cukup
signifikan, hingga di
bawah 10 persen.
“Penonton drama dan
fans yang mendengar
kabar ini pasti kecewa dan
merasa ini terlalu
mendadak. Tapi saya
sungguh meminta maaf
karena menyampaikan
beritanya sedikit
terlambat,” kata Kim Nam
Gil.
Pastinya penayangan
serial ini tak akan
membuat kecewa
penonton di Indonesia.

CREDIT :
tabloidbintang.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s