You Are My Destiny: Meski Sampai 178 Episode, Dijamin Enggak Bosan!


SETELAH menayangkan serial
berepisode panjang Cruel
Temptation, Indosiar kembali
menayangkan drama harian
Korea. Jam tayang Cruel
Temptation digantikan serial You
Are My Destiny (YAMD) yang
jumlah episodenya tak kalah
panjang, mencapai 178 episode.
Seminggu ditayangkan, serial ini
cukup menarik perhatian
penonton sinetron dan pecinta
serial Korea, karena jalan
kisahnya yang mirip sinetron
Nikita yang tayang pada 2009
silam.
YAMD yang ditayangkan di Korea
dari Mei 2008 hingga Januari
2009 ini bercerita tentang Sae
Byuk (Im Yoona), gadis yatim
piatu yang mengalami kebutaan
karena sebuah kecelakaan.
Sae Byuk beruntung dirawat Kim
Na Young (Kim Hyo-Seo), dokter
cantik yang baik hati. Kim Na
Young tak hanya merawat Sae
Byuk setelah kecelakaan, tapi rela
mendonorkan kornea matanya
untuk Sae Byuk. Na Young
kemudian meninggal dunia, juga
karena kecelakaan.
Kematian Na Young setelah
mendonorkan kornea matanya
untuk Sae Byuk membuat
keluarga Na Young membenci
Sae Byuk. Kim Soo Bin (Gong
Hyun Joo) dan Yeon Shil (Lee Hye
Sook) bahkan pernah berencana
membunuh Sae Byuk, namun
gagal.
Ketulusan hati Sae Byuk
lamakelamaan meluluhkan hati
keluarga Na Young, yang
kemudian malah mengadopsinya
sebagai anak. Ayah dan ibu Na
Young menganggap Sae Byuk
pemberian Tuhan, sebagai
pengganti Na Young di tengah
keluarga mereka.
Kebencian Soo Bin pada Sae Byuk
bertambah ketika kekasihnya,
Kang Ho Sae (Park Jae Jung),
jatuh hati pada Sae Byuk.
Masalahnya makin rumit ketika
adik Na Young, Kim Tae Poong,
(Lee Ji Hoon) tak menyukai Ho
Sae.
Kebencian Tae Poong terhadap
Ho Sae dipicu kecemburuan
sosial, karena Ho Sae putera
keluarga kaya-raya. Sementara
ayah Tae Poong hanya sopir
pribadi keluarga Ho Sae.
Bagaimana menurut Anda, mirip
sinetron Nikita?
Im Yoona, dari personel SNSD
menjadi ratu serial stripping
Im Yoona, dari personel SNSD
menjadi ratu serial stripping
Keberadaan Im Yoona sebagai
bintang utama di serial ini jelas
menjadi daya pikat. Yoona telah
dikenal sebagai personel SNSD,
girl band papan atas Korea.
Di antara sembilan personel
SNSD, Yoona tidak menonjol
dalam kualitas vokal atau
kemampuan menari, tapi
kemunculannya di YAMD ini
menonjolkan eksistensinya di
dunia hiburan.
Sebelum YAMD, Yoona pernah
memainkan peran kecil dan
bintang tamu di serial 9 End Out
2, Unstoppable Marriage, dan
Woman of Matchless Beauty,
Park Jung Kum. Menjadi bintang
utama jelas gebrakan besar,
mengingat YAMD serial
berepisode panjang dan tayang
setiap hari; praktis membuatnya
menjadi ratu serial stripping.
Semula banyak yang meragukan,
apakah si anggota grup
penyanyi lagu“Gee” dan “Genie”
ini sanggup menjalani perannya.
Tapi Yoona membuktikan lewat
perolehan rating episode
pertama YAMD di Korea, 23,4
persen.
Semakin ke belakang Yoona
makin menguasai peran, kisah
makin seru, dan rating YAMD
ditutup dengan angka sangat
memuaskan, 40,6 persen. Konflik
menarik seputar keluarga serta
akting Yoona yang segar dan
natural disebut-sebut
mendongkrak rating.
“Serialnya ringan, menyegarkan,
dan sangat cocok ditonton
seluruh keluarga,” kata seorang
penonton. “Kisahnya memiliki
pesan positif untuk penonton
yang mengalami cobaan hidup
berat. Bintang idola muda seperti
Yoona dan Park Jae Sung telah
membuktikan diri sebagai aktor
yang baik,” kata penonton lain.
Menonton serial panjang ini,
penonton dijamin enggak bosan.
Mendapat respons yang baik
tentu kelegaan bagi Im Yoona.
Serial ini banyak memberi
pengaruh pada kariernya di luar
dunia musik. Penggemarnya
merambah ke ibu-ibu.
“Ketika saya bekerja dengan
SNSD, kebanyakan orang yang
mengenal saya adalah mereka
yang lebih muda atau seusia
saya. Tapi setelah muncul di
YAMD, nenek-nenek dan ibu-ibu
mulai mengenal saya juga.
Karena itu, saya merasa harus
terus bekerja keras,” kata Yoona.
Adegan menangis tak sulit,
karena aslinya cengeng
Adegan menangis tak sulit,
karena aslinya cengeng Bagi
Yoona, peran Sae Byuk
pengalaman tak terlupakan.
Di Korea, Sae Byuk bukan nama
yang umum. Dan si cantik Yoona
harus rela memakai nama aneh
itu demi perannya.
“Saya juga penasaran, kenapa
harus Sae Byuk? Saya tak pernah
melihat ada orang memakai
nama itu sebelumnya,”
ungkapnya.
Sebenarnya bukan hanya Yoona,
banyak juga kru yang merasa
aneh dengan nama Sae Byuk.
“Ah! Banyak sekali kru yang
bilang nama Byuk (dalam bahasa
Korea berarti subuh) harus
diganti menjadi‘malam’, karena
gara-gara nama itu kami syuting
dari subuh hingga subuh,”
imbuhnya.
Selain menampilkan ekspresi lucu
dan natural, ia juga banyak
melakukan adegan sedih dan
menangis. Sesungguhnya bukan
persoalan sulit, karena dalam
kehidupan nyata Yoona tak
memungkiri termasuk cengeng.
“Ya, saya anak yang cengeng.
Suatu kali saya tak bisa menangis
saat syuting dan setelah itu saya
menangis karena tak bisa
memaafkan diri sendiri,”
ungkapnya.
Hal tersulit buat Yoona, saat
harus syuting di daerah
pegunungan dan pantai, karena
cukup menguras tenaganya.
“Yang sulit, ketika Sae Byuk
melakukan hal-hal yang belum
pernah saya lakukan sebelumnya,
seperti melakukan transplantasi
mata, juga menikah, hahaha. Tapi
kesulitan yang paling berat saat
harus syuting di daerah
pegunungan dan pantai. Itu
berat secara fisik buat saya,”
akunya.
Di pertengahan kisah, Sae Byuk
menikah dengan Ho Sae, pria
baik hati yang mencintainya
dengan tulus. Namun cobaan
kembali datang dari ibu Ho Sae
yang galak dan membenci Sae
Byuk.
Sebuah pertanyaan menggelitik
ketika Yoona ditanya,
“Bagaimana jika ibu mertuamu
seperti ibu mertua Sae Byuk?”
Yoona yang tahun ini baru
berusia 21 tahun dan belum
berencana menikah cukup
bingung menjawabnya.
“Hahaha. Sepertinya saya tak
punya keberanian menyuarakan
pikiran saya kepada ibu mertua
seperti Sae Byuk. Saya pikir hanya
Sae Byuk yang bisa
melakukannya, karena dia orang
yang suka berterus terang,”
jawabnya.
Salah satu indikasi kesuksesan
Yoona atas perannya di YAMD,
rentetan penghargaan yang
diterimanya. Peran Sae Byuk
membawanya meraih
penghargaan sebagai Aktris Baru
Terbaik dan Netizen Award di
KBS Drama Awards 2008, Netizen
Award di Korean Drama Festival
2008, serta Popularity Award dan
Aktris Baru Terbaik di Baeksang
Arts Awards 2009.
Atas sejumlah prestasi ini, Yoona
mempersembahkan semuanya
untuk para penonton.
“Saya ingin menang agar bisa
membalas cinta dan dukungan
yang telah diberikan para
penonton. Tapi karena penonton
yang menentukan, saya akan
menerima apa pun hasilnya,”
ungkapnya.
Di samping Yoona, pemeran
tokoh antagonis Kim Tae Poong,
Lee Ji Hoon, menarik perhatian
kami. Kami teringat saat ia
bertandang ke kantor Bintang
setahun lalu. Lee Ji Hoon artis
Korea pertama yang
menyempatkan berkunjung dan
foto-foto bareng di studio
Bintang. Setuju, kan, kalau di
edisi mendatang kami akan
kembali ke momori pertemuan
dengan Lee Ji Hoon?

CREDIT :
tabloidbintang.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s